Jumlah Pelawat

hit counter

SIAPA YANG DATANG ?


Jimatkan Minyak

Pengikut Mymilamin Blog

60 Pintu Pahala dan Pelebur Dosa


Segala puji bagi Allah Rabb alam semesta, shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Nabi dan utusan yang paling mulia.

Risalah ini ditujukan kepada setiap muslim yang beribadah kepada Allah semata dan tidak mempersekutukan- Nya dengan sesuatu apapun. Tujuan utama bagi setiap muslim adalah ia keluar meninggalkan dunia fana ini dengan ampunan Allah dari segala dosa sehingga Allah tidak menghisabnya pada hari Kiamat, dan memasukkannya ke dalam syurga kenikmatan, hidup
kekal didalamnya, selama-lamanya.

Di dalam risalah yang sederhana ini disampaikan beberapa amalan yang dapat melebur dosa dan membawa pahala yang besar, yang kesemuanya bersumber dari hadis-hadis yang shahih. Kita bermohon kepada Allah yang Maha Hidup, yang tiada Tuhan yang haq selain Dia, untuk menerima segala amalan kita. Sesungguhnya Ia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

1. TAUBAT

"Barangsiapa yang bertaubatbat sebelum matahari terbit dari barat, niscaya Allah akan mengampuninya" HR. Muslim, No. 2703.

"Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menerima taubat seorang hamba selama ruh belum sampai ketenggorokan" .

2. KELUAR UNTUK MENUNTUT ILMU

"Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah memudahkan baginya dengan (ilmu) itu jalan menuju syurga" HR. Muslim, No. 2699.

3. SENANTIASA MENGINGAT ALLAH

"Inginkah kalian aku tunjukkan kepada amalan-amalan yang terbaik, tersuci disisi Allah, tertinggi dalam tingkatan derajat, lebih utama daripada mendermakan emas dan perak, dan lebih baik daripada menghadapi musuh lalu kalian tebas batang lehernya, dan mereka pun menebas batang leher kalian. Mereka berkata: "Tentu", lalu beliau bersabda: ( Zikir
kepada Allah Ta`ala )" HR. At Turmidzi, No. 3347.

4. BERBUAT YANG MA`RUF DAN MENUNJUKKAN JALAN KEBAIKAN

"Setiap yang ma`ruf adalah shadaqah, dan orang yang menunjukkan jalan kepada kebaikan (akan mendapat pahala) seperti pelakunya" HR. Bukhari, Juz. X/ No. 374 dan Muslim, No. 1005.

5. BERDA`WAH KEPADA ALLAH

"Barangsiapa yang mengajak (seseorang) kepada petunjuk (kebaikan), maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun" HR. Muslim, No. 2674.

6. MENGAJAK YANG MA`RUF DAN MENCEGAH YANG MUNGKAR
"Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran, maka hendaklah ia mengubah kemungkaran itu dengan tangannya, jika ia tidak mampu maka dengan lisannya, jika ia tidak mampu (pula) maka dengan hatinya dan itu adalah selemah-lemahnya iman" HR. Muslim, No. 804.

7. MEMBACA AL QURAN

"Bacalah Al Qur`an, kerana sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat untuk memberikan syafa`at kepada pembacanya" HR. Muslim, No. 49.

8. MEMPELAJARI AL QUR`AN DAN MENGAJARKANNYA

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya"
HR. Bukhari, Juz. IX/No. 66.

9. MENYEBARKAN SALAM

"Kalian tidak akan masuk syurga sehingga beriman, dan tidaklah kalian beriman (sempurna) sehingga berkasih sayang. Maukah aku tunjukan suatu amalan yang jika kalian lakukan akan menumbuhkan kasih sayang di antara kalian? (yaitu) sebarkanlah salam"
HR. Muslim, No.54.

10. MENCINTAI KERANA ALLAH

"Sesungguhnya Allah Ta`ala berfirman pada hari kiamat: (Di manakah orang-orang yang mencintai kerana keagungan-Ku? Hari ini Aku akan menaunginya dalam naungan-Ku, pada hari yang tiada naungan selain naungan-Ku) " HR. Muslim, No. 2566.

11. MENZIARAHI ORANG SAKIT

"Tiada seorang muslim pun menziarahi orang muslim yang sedang sakit pada pagi hari kecuali ada 70.000 malaikat bershalawat kepadanya hingga ke petang , dan apabila ia menjenguk pada petang harinya mereka akan shalawat kepadanya hingga ke pagi dan akan diberikan kepadanya sebuah taman di syurga" HR. Tirmidzi, No. 969.

12. MEMBANTU MELUNASI HUTANG

"Barangsiapa meringankan beban orang yang dalam kesulitan maka Allah akan meringankan bebannya di dunia dan di akhirat" HR. Muslim, No.2699.

13. MENUTUP AIB ORANG LAIN

"Tidaklah seorang hamba menutup aib hamba yang lain di dunia kecuali Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat" HR. Muslim, No. 2590.

14. MENYAMBUNG SILATURRAHIM

"Silaturrahim itu tergantung di `Arsy (Singgasana Allah) seraya berkata: "Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambung hubungan dengannya, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya"
HR. Bukhari, Juz. X/No. 423 dan HR. Muslim, No. 2555.

15. BERAKHLAK YANG BAIK

"Rasulullah SAW ditanya tentang apa yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam syurga, maka beliau menjawab: "Bertakwa kepada Allah dan berbudi pekerti yang baik"
HR. Tirmidzi, No. 2003.

16. JUJUR

"Hendaklah kalian berlaku jujur kerana kejujuran itu menunjukan kepada kebaikan, dan kebaikan menunjukan jalan menuju syurga"
HR. Bukhari Juz. X/No. 423 dan HR. Muslim., No. 2607.

17. MENAHAN MARAH

"Barangsiapa menahan marah padahal ia mampu menampakkannya maka kelak pada hari kiamat Allah akan memanggilnya di hadapan para makhluk dan menyuruhnya untuk memilih bidadari yang ia sukai" HR. Tirmidzi, No. 2022.

18. MEMBACA DOA PENUTUP MAJLIS

"Barangsiapa yang duduk dalam suatu majlis dan banyak terjadi di dalamnya kegaduhan lalu sebelum berdiri dari duduknya ia membaca doa:

(Maha Suci Engkau Ya Allah dan dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa Tidak ada Ilah (Tuhan) yang berhak disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu) melainkan ia akan diampuni dari dosa-dosanya selama ia berada di majlis tersebut"
HR. Tirmidzi, Juz III/No. 153.

19. SABAR

"Tidaklah suatu musibah menimpa seorang muslim baik berupa malapetaka, kegundahan, rasa letih, kesedihan, rasa sakit, kesusahan walaupun hanya duri yang menusuknya kecuali Allah akan melebur dengannya kesalahan-kesalahan nya" HR. Bukhari, Juz. X/No. 91.

20. BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA

"Sangat celaka, sangat celaka, sangat celaka...! Kemudian ditanyakan: Siapa ya Rasulullah?, beliau bersabda: (Barangsiapa yang mendapati kedua orang tuanya atau salah satunya di masa lanjut usia kemudian ia tidak bisa masuk syurga))" HR. Muslim, No. 2551.

21. BERUSAHA MEMBANTU PARA JANDA DAN MISKIN

"Orang yang berusaha membantu para janda dan fakir miskin sama halnya dengan orang yang berjihad di jalan Allah" dan saya (perawi-pent) mengira beliau berkata: (Dan seperti orang melakukan qiyamullail yang tidak pernah jemu, dan seperti orang berpuasa yang tidak pernah berbuka"
HR. Bukhari, Juz. X/No. 366.

22. MENANGGUNG BEBAN HIDUP ANAK YATIM

"Saya dan penanggung beban hidup anak yatim itu di syurga seperti begini," seraya Rasullah SAW menunjukan kedua jarinya: jari telunjuk dan jari tengah.HR. Bukhari, Juz. X/No. 365.

23. WUDHU

"Barangsiapa yang berwudhu, kemudian ia memperbagus wudhunya maka keluarlah dosa-dosanya dari jasadnya, hingga keluar dari ujung kukunya"
HR. Muslim, No. 245.

24. BERSYAHADAT SETELAH BERWUDHU

(Barangsiapa berwudhu` lalu memperbagus wudhu`nya kemudian ia mengucapkan:

(Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang haq selain Allah tiada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa Muhammad hamba dan utusan-Nya,Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci," maka dibukakan baginya pintu-pintu syurga dan ia dapat memasukinya dari pintu mana saja yang ia kehendaki"
HR. Muslim, No. 234.

25. MENGUCAPKAN DOA SETELAH AZAN

"Barangsiapa mengucapkan doa ketika ia mendengar seruan azan:

(Ya Allah pemilik panggilan yang sempurna dan solat yang ditegakkan, berilah Muhammad wasilah (derajat paling tinggi di syurga) dan kelebihan, dan bangkitkanlah ia dalam kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya) maka ia berhak mendapatkan syafa`atku pada hari kiamat"
HR. Bukhari, Juz. II/No. 77.

26. MEMBANGUN MASJID

"Barangsiapa membangun masjid kerana mengharapkan keredhaan Allah maka dibangunkan baginya yang serupa di syurga" HR. Bukhari, No. 450.

27. BERSIWAK
"Seandainya ia tidak mempersulit umatku nescaya saya perintahkan mereka untuk bersiwak pada setiap solat" HR. Bukhari II/No. 331 dan HR. Muslim, No. 252.

28. PERGI KE MASJID

"Barangsiapa berangkat ke masjid pada waktu pagi atau petang, nescaya Allah mempersiapkan baginya tempat persinggahan di syurga setiap kali ia berangkat pada waktu pagi atau petang" HR. Bukhari, Juz. II/No. 124 dan HR. Muslim, No. 669.

29. SOLAT LIMA WAKTU

"Tiada seorang muslim kedatangan waktu solat fardhu kemudian ia memperbagus wudhunya, kekusyukkannya dan rukuknya kecuali hal itu menjadi pelebur dosa-dosa yang dilakukan sebelumnya selama ia tidak melakukan dosa-dosa besar. Dan yang demikian itu berlaku sepanjang masa"
HR. Muslim, No. 228.

30. SOLAT SUBUH DAN ASAR

"Barangsiapa solat pada dua waktu pagi dan petang (subuh dan ashar) maka ia masuk syurga" HR. Bukhari, Juz. II/No. 43.

31. SOLAT JUMAAT

"Barangsiapa berwudhuk lalu memperindahnya, kemudian ia menghadiri solat Jum`at, mendengar dan menyimak (khutbah) maka diampuni dosanya yang terjadi antara Jumaat u dengan Jumaat yang lain dan ditambah lagi tiga hari" HR. Muslim, 857.

32. SAAT DIKABULKANNYA PERMOHONAN PADA HARI JUMAAT

"Pada hari ini terdapat suatu saat bilamana seorang hamba muslim bertepatan dengannya sedangkan ia berdiri solat seraya bermohon kepada Allah sesuatu, tiada lain ia akan dikabulkan permohonannya"
HR. Bukhari, Juz. II/No. 344 dan HR. Muslim, No. 852.

33. MENGIRINGI SOLAT FARDHU DENGAN SOLAT SUNAT RAWATIB

"Tiada seorang hamba muslim solat kerana Allah setiap hari 12 rakaat sebagai solat sunat selain solat fardhu, kecuali Allah membangunkan baginya rumah di syurga"
HR. Muslim, No. 728.

34. SOLAT 2 (DUA) RAKAAT SETELAH MELAKUKAN DOSA

"Tiada seorang hamba yang melakukan dosa, lalu ia berwudhuk dengan sempurna kemudian berdiri melakukan solat 2 rakaat, lalu memohon ampunan Allah, melainkan Allah mengampuninya" HR. Abu Daud, No.1521

35. SOLAT MALAM

"Solat yang paling afdhal setelah solat fardhu adalah solat malam"
HR. Muslim, No. 1163.

36. SOLAT DHUHA

"Setiap sendi dari salah seorang di antara kalian pada setiap paginya memiliki kewajiban sedekah, sedangkan setiap tasbih itu sedekah, setiap tahmid itu sedekah, setiap tahlil itu sedekah, setiap takbir itu sedekah, memerintahkan kepada yang makruf itu sedekah dan mencegah dari yang mungkar itu sedekah, tetapi semuanya itu dapat terpenuhi dengan melakukan solat 2 rakaat dhuha" HR. Muslim, No. 720.

37. SELAWAT KEPADA NABI SAW

"Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali maka Allah membalas shalawatnya itu sebanyak 10 kali" HR. Muslim, No. 384.

38. PUASA

"Tiada seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah melainkan Allah menjauhkannya (kerana puasa itu) dari neraka selama 70 tahun" HR.
Bukhari, Juz. VI/No. 35.

39. PUASA 3 (TIGA) HARI PADA SETIAP BULAN

"Puasa 3 (tiga) hari pada setiap bulan merupakan puasa sepanjang masa"
HR. Bukhari, Juz. IV/No. 192 dan HR. Muslim, No. 1159.

40. PUASA 6 (ENAM) HARI PADA BULAN SYAWAL

"Barangsiapa melakukan puasa Ramadhan, lalu ia mengiringinya dengan puasa 6 hari pada bulan Syawal maka hal itu seperti puasa sepanjang masa"
HR. Muslim, 1164.

41. PUASA ARAFAH

"Puasa pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) dapat melebur (dosa-dosa) tahun yang lalu dan yang akan datang" HR. Muslim, No. 1162.

42. PUASA ASYURA

"Dan dengan puasa hari Asyura (10 Muharram) saya berharap kepada Allah dapat melebur dosa-dosa setahun sebelumnya" HR. Muslim,No. 1162.

43. MEMBERI HIDANGAN BERBUKA BAGI ORANG YANG BERPUASA

"Barangsiapa yang memberi hidangan berbuka bagi orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti pahala orang berpuasa itu, dengan tidak mengurangi pahalanya sedikitpun" HR. Tirmidzi, No. 807.

44. SOLAT DI MALAM LAILATUL QADR

"Barangsiapa mendirikan solat di (malam) Lailatul Qadr kerana iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu"
HR. Bukhari Juz. IV/No. 221 dan HR. Muslim, No. 1165.

45. SEDEKAH

"Sedekah itu menghapuskan kesalahan sebagaimana air memadamkan api"
HR. Tirmidzi, No. 2616.

46. HAJI DAN UMRAH

Dari umrah ke umrah berikutnya merupakan kaffarah (penebus dosa) yang terjadi di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali syurga" HR. Muslim, No. 1349.

47. BERAMAL SOLEH PADA 10 HARI BULAN DZULHIJJAH

"Tiada hari-hari, beramal soleh pada saat itu lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini, yaitu 10 hari pada bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya: "Dan tidak (pula) jihad di jalan Allah? Beliau bersabda: "Tidak (pula) jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya kemudian ia tidak kembali lagi dengan membawa sesuatu apapun"
HR. Bukhari, Juz. II/No. 381.

48. JIHAD DI JALAN ALLAH

"Bersiap siaga satu hari di jalan Allah adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya, dan tempat pecut salah seorang kalian di syurga adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya" HR. Bukhari, Juz. VI/No. 11.

49. INFAQ DI JALAN ALLAH

"Barangsiapa membantu persiapan orang yang berperang maka ia (termasuk) ikut berperang, dan barangsiapa membantu mengurusi keluarga orang yang berperang, maka iapun (juga) termasuk ikut berperang" HR. Bukhari, Juz.VI/No. 37 dan HR. Muslim, No. 1895.

50. MENYEMBAHYANGKAN MAYAT DAN MENGIRINGI JENAZAH

"Barangsiapa ikut menyaksikan jenazah sampai disolatkan maka ia memperoleh pahala satu qirat, dan barangsiapa yang menyaksikannya sampai dikubur maka baginya pahala dua qirat. Lalu dikatakan: "Apakah dua qirat itu?", beliau menjawab: (Seperti dua gunung besar)" HR. Bukhari, Juz. III/No. 158.

51. MENJAGA LIDAH DAN KEMALUAN

"Siapa yang menjamin bagiku "sesuatu" antara dua dagunya dan dua selangkangannya, maka aku jamin baginya syurga" HR. Bukhari, Juz. II/No. 264 dan HR. Muslim, No. 265.

52. KEUTAMAAN MENGUCAPKAN LAA ILAHA ILLALLAH DAN SUBHANALLAH WA BI
HAMDIH
"Barangsiapa mengucapkan:

((لاَ إلهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ
قَدِيْرٌ)) sehari seratus kali, maka baginya seperti memerdekakan 10 budak, dan dicatat baginya 100 kebaikan,dan dihapus darinya 100 kesalahan, serta doanya ini menjadi perisai baginya dari syaithan pada hari itu sampai petang. Dan tak seorangpun yang mampu menyamai hal itu, kecuali seseorang yang melakukannya lebih banyak darinya". Dan beliau bersabda:
"Barangsiapa mengucapkan: ( Subhanallah wa Bi Hamdih) satu hari 100 kali, maka dihapuskan dosa-dosanya sekalipun seperti buih di lautan"
HR. Bukhari, Juz. II/No. 168 dan HR. Muslim, No. 2691.

53. MENYINGKIRKAN GANGGUAN DARI JALAN

"Saya telah melihat seseorang bergelumang di dalam kenikmatan syurga dikeranakan dia memotong pohon dari tengah-tengah jalan yang mengganggu orang-orang" HR. Muslim.

54. MENDIDIK ANAK PEREMPUAN

"Barangsiapa memiliki tiga anak perempuan, di mana ia melindungi, menyayangi, dan menanggung beban kehidupannya maka ia pasti akan mendapatkan syurga" HR. Ahmad dengan sanad yang baik.

55. BERBUAT BAIK KEPADA HAIWAN

"Ada seseorang melihat seekor anjing yang menjilat-jilat debu kerana kehausan maka orang itu mengambil sepatunya dan memenuhinya dengan air kemudian meminumkannya pada anjing tersebut, maka Allah berterimakasih kepadanya dan memasukkannya ke dalam syurga" HR. Bukhari.

57. MENINGGALKAN PERDEBATAN

"Aku adalah pemimpin rumah di tengah syurga bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan padahal ia dapat memenangkannya" HR. Abu Daud.

58. MENGUNJUNGI SAUDARA-SAUDARA SEIMAN

Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang para penghuni syurga?
Mereka berkata: "Tentu wahai Rasulullah", maka beliau bersabda: "Nabi itu di syurga, orang yang jujur di syurga, dan orang yang mengunjungi saudaranya yang sangat jauh dan dia tidak mengunjunginya kecuali kerana Allah maka ia di syurga") Hadits hasan, riwayat At-Thabrani.

59. KETAATAN SEORANG ISTERI TERHADAP SUAMINYA

"Apabila seorang perempuan menjaga solatnya yang lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, dan menjaga kemaluannya serta menaati suaminya maka ia akan masuk syurga melalui pintu mana saja yang ia kehendaki" HR. Ibnu Hibban, hadits shahih.

60. TIDAK MEMINTA-MINTA KEPADA ORANG LAIN

"Barangsiapa yang menjamin dirinya kepadaku untuk tidak meminta-mintaa papun kepada manusia maka aku akan jamin ia masuk syurga" Hadits shahih, riwayat Ahlus Sunan.


Judul Asli: 60 باباً من أبواب الأجر وكفارات الخطايا - دار الوطن
Diterjemahkan oleh: Abdurrauf Amak Lc


9:33 PM | 0 ulasan | Read More

Kegigihan Wanita Yakult


Kuniko Aoyama memeriksa produk jualan yang dimasukan dalam beg khas.


SEAWAL pukul 7.30 pagi, sudah menjadi rutin harian ibu muda ini mengayuh basikal kesayangan bersama anak lelakinya yang diletak di tempat duduk belakang, menuju ke Pusat Wanita Yakult yang terletak di Shin-torigoe Centre, Tokyo.

Perjalanan dari rumahnya menuju ke pusat tersebut mengambil masa 40 minit. Biarpun agak jauh tetapi ibu muda ini, Kuniko Aoyama, 33, selesa dengan tugas harian sebagai Wanita Yakult.

Dalam perjalanan, dia akan singgah di pusat jagaan Yakult dan meninggalkan anak lelakinya yang berusia empat tahun itu di pusat jagaan yang telah disediakan oleh pihak pengurusan.

Setiba di Pusat Wanita Yakult, dia bersama rakan-rakan yang lain mendapatkan beg khas yang telah disediakan yang mengandungi produk jualan yang akan dibawa dengan kereta sorong.

Sambil meletakkan ketulan ais di dalam plastik, dia akan memastikan pesanan yang diminta oleh pelanggan mencukupi.

Tepat jam 8.30 pagi, selesai taklimat ringkas dia memulakan tugas dengan menemui pelanggan setia yang sedang menanti kehadirannya bersama produk minuman yang ditempah.

Dengan berpakaian seragam Yakult, Aoyama menolak kereta sorongnya mengelilingi kawasan yang telah ditetapkan.

Begitulah rutin hidup wanita ini setiap hari sejak empat tahun lalu selepas bergelar Wanita Yakult dengan meraih pendapatan kira-kira 110,000 Yen atau kira-kira RM3,800 sebulan.

''Biarpun banyak berjalan tetapi saya sukakan kerja ini kerana setiap hari ia memberikan pengalaman yang berbeza,'' ujar ibu tunggal ini yang pernah berkhidmat sebagai jurujual di sebuah pasar raya sebelum ini.

Katanya lagi, setiap hari dia boleh berjumpa dengan bermacam-macam ragam manusia.

"Itu semua memberikan keseronokan dan ketenangan pada diri saya,'' ujarnya ikhlas.

Malah setiap hari ibu muda ini akan mengelilingi kawasan-kawasan yang telah ditetapkan oleh pihak pengurusan termasuklah di rumah-rumah dan pejabat.

Ceritanya, sejak kecil lagi dia didedahkan dengan Yakult dan pernah bercita-cita untuk menjadi Wanita Yakult kerana pakaian seragam yang sangat menarik.

''Sejak kecil saya sering melihat Wanita Yakult berpakaian uniform mengunjungi dari rumah ke rumah. Malah, saya juga pelanggan setia minuman tersebut yang bukan sahaja bagus untuk kesihatan tetapi juga berkhasiat,'' ceritanya sambil ketawa.

Melihat kerajinan dan ketekunan yang ada di dalam diri ibu muda ini membuatkan penulis terpegun.

Malah terfikir di benak, adakah rakyat Malaysia juga mampu membuat kerja yang sama seperti ibu muda ini yang sanggup berjalan kaki sambil membawa kereta sorong mengelilingi kawasan demi mencari rezeki berbekalkan senyuman manis, dia tekun melaksanakan tugas yang diamanahkan.

Penulis yang berkesempatan mengikuti tugas tersebut agak kepenatan kerana terpaksa berjalan jauh, namun bagi Aoyama, itu adalah tugas hakiki dirinya demi mencari sesuap nasi untuk diri serta anak tunggalnya.

Dia yang sudah hampir lima tahun berkhidmat sebagai Wanita Yakult memberitahu, setiap hari hampir 45 hingga 60 buah premis harus dilawati bagi menghabiskan jualan hariannya.

''Setiap hari kita mempunyai jadual yang tertentu untuk menjaja minuman ini ke premis-premis seperti pejabat dan juga rumah persendirian,'' terangnya.

Namun mereka juga mempunyai pelanggan yang tetap untuk dikunjungi.

Bagaimanapun, ada juga premis yang tidak membeli produk minuman itu, tetapi itu semua sudah menjadi adat dalam proses menjual beli.

''Biasanya menjelang jam 2 petang, semua jualan akan habis dan saya akan kembali ke pusat jualan untuk membuat persiapan jadual esok dan juga memastikan stok barangan mencukupi,'' ujarnya yang tamat kerja pada pukul 3 petang setiap hari.

Sementara itu, Pengarah Urusan Yakult Bahagian Jualan, cawangan Tokyo, Mase pula memberitahu, bukan mudah menjadi Wanita Yakult kerana harus berdepan dengan pembeli yang mempunyai pelbagai kerenah.

Namun dengan latihan dan tunjuk ajar yang diberikan mereka mampu menjalankan tanggung jawab yang diberikan.

Tegasnya, setiap hari kesemua wanita Yakult akan memulakan tugas seawal pukul 8.30 pagi hingga 3 petang.

Biasanya mereka akan selesai bertemu pelanggan sekitar pukul 2 petang dan akan balik ke pusat bagi membuat persiapan tempahan serta jualan untuk keesokan harinya.

''Selesai kerja, mereka akan mengira wang jualan sebelum diserah kepada pusat dan pulang ke rumah masing-masing ,'' ujarnya lagi.

Terang beliau, hampir semua Wanita Yakult di Pusat tersebut adalah suri rumah yang berusia antara 21 hingga 75 tahun.

Kesemua mereka diambil di kalangan komuniti sekitar bandar itu dengan tujuan membantu mereka menambah pendapat keluarga.

Sebelum memulakan kerja mereka akan diberikan kursus tentang kaedah penjualan serta cara menjalankan tugas dengan baik.

Bagaimanapun katanya, kesemua mereka adalah pengedar bebas yang memperoleh pendapatan melalui komisen kira-kira 110,000 Yen sebulan.

Wanita Yakult adalah antara penggerak kejayaan Yakult Honsha Co. Ltd., syarikat pengeluar produk minuman berasaskan probiotik terkemuka dunia.

Ia mula diasaskan oleh Dr. Minoru Shirota yang merupakan seorang doktor perubatan yang menemui sejenis bakteria asid laktik iaitu 'lactobacillus casei' yang boleh memberikan kebaikan kepada kesihatan manusia.

Mengikut sejarah, sistem Wanita Yakult mula diperkenal pada tahun 1963 dengan tujuan membantu golongan suri rumah dalam menambah pendapatan keluarga.


9:18 PM | 0 ulasan | Read More

Larangan Ketawa Melampui Batas


Dalam sebuah hadith Rasulullah s.a.w. menyebut “Aku hairan orang yang tertawa dengan mulut yang terbuka penuh sementara ia tidak tahu apakah tuhan menyukai perbuatannya itu atau tidak“.

Rasulullah sendiri tidak pernah ketawa berdekah-dekah, hanya tersenyum sahaja samada senyum kecil atau senyum lebar.

Ada juga orang Islam yang akan terjatuh ke dalam neraka (sebelum dimasukkan ke dalam syurga), misalnya mereka yang kerjanya menjadi pelawak. Di dalam hadith disebut orang yang menggunakan mulutnya untuk membuat orang lain ketawa akan jatuh ke dalam neraka yang dalamnya 70 tahun perjalanan ke dasar neraka. Sabda Rasulullah saw yang bermaksud:
“Tidaklah hasil tuaian lidah manusia itulah yang telah menghumbankan muka mereka ke dalam neraka?”(Hadis Riwayat At-Tarmizi, An-Nasai, Ibn Majah dan Ahmad).

“Daripada Bahz bin Hakim daripada bapanya daripada datuknya r.a, kata beliau :
Aku mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda : Celakalah bagi orang yang berkata-kata dengan suatu cerita bertujuan membuat orang ketawa, lalu ia menipu, maka celakalah dan celakalah baginya”.(Riwayat Abu Dawud, al-Tirmizi)

Kata Nabi s.a.w. , kalau kamu tahu apa yang aku tahu, kamu tidak akan ketawa. Rasulullah s.a.w. telah melihat dengan mata lendirnya sendiri Syurga dan Neraka semasa Mikraj. Nabi tidak ketawa, hanya senyum lebar sahaja.

Agama Islam adalah sesuatu yang serius , bukan untuk seronok-seronok, main-main dan bukan untuk dapat wang atau harta. Penyampaian ceramah agama juga kenalah serius, tidak boleh banyak lawak jenaka dan gurau senda. Riwayat Ibnu Abbas, tertawa dalam masjid menyebabkan gelap dalam kubur. Hendaklah masuk ke masjid dengan rasa hormat dan takutkan Allah.

Baqarah [114]….tidak sepatutnya masuk ke dalam masjid-masjid itu melainkan dengan rasa penuh hormat dan takut kepada Allah

10:00 PM | 0 ulasan | Read More

Tahukah Anda ( Ensiklopedia Al Qur’an)



1. Surat yang tak diawali dengan Basmalah adalah surat Al.Taubah
2. Surat yang memiliki dua basmalah adalah surat An Naml
3. Mahkota dan keindahan Al Quran Adalah surat Ar Rahman
4. Jantung Al Quran adalah Surat Yasiin
5. Surat terpanjang adalah surat Al Baqarah6. Surat terpendek adalah Al Kautsar
7. Ayat terpanjang dalam Al Quran adalah ayat ke 282 dari surat Al Baqarah
8. Ayat terpendek dalam Al Quran adalah Thaha
9. Huruf pertengahan dalam Al Quran adalah huruf Ta'
10. Kata terpanjang dalam Al Qur an adalah Fa asqaina kumuhu (Al Hijr 22)
11. Kata paling pendek dalam Al Quran adalah Ba dalam Basmalah
12. Surat yang pertama kali turun adalah Al Alaq
13. Surat yang terakhir turun adalah AL- Nashr
14. Jumlah Juz dalam Al Quran adalah 30 juz
15. Ayat-ayat yang bilamana orang yang mendengarnya atau membacanya wajib bersujud ada empat ayat As-Sajdah ke-32, Fushilat ayat ke -41, Al Najm ayat ke-53, dan Al Alaq ayat ke-19 )
16. Jumlah Basmalah dalam Al Quran ada 144
17. Ayat yang paling penting dalam Al Quran adalah ayat kursy
18. Surat yang diseluruh ayat-ayatnya menyertakan kata Allah adalah surat Al Mujadalah
19. .Surat yang tidak terdapat huruf Mim didalamnya adalah Al Kautsar
20. Surat yang tidak terdapat huruf Fa didalamnya adalah Al Fatihah
21. Awal turunnya Al quran adalah 17 Ramadhan tahun pertama kenabian
22. Al Quran turun kepada Rasulullah Saw selama 23 tahun (menurut riwayat yang mahsyur) sebanyak 95 surat turun di Mekkah dan 19 lainnya turun di Madinah.

9:59 PM | 0 ulasan | Read More

Punca dan Jenis Lelaki Botak


Secara semula jadi, manusia akan mengalami 20 hingga 25 kitaran penghasilan liang folikel rambut baru seumur hidup. Kulit kepala yang tidak bermasalah mempunyai 100,000 hingga 120,000 folikel pada setiap peringkat. Folikel sihat pula akan meng-hasilkan sekurang-kurangnya dua hingga lima helai rambut.Keguguran rambut yang berlaku antara 50 hingga 100 helai sehari dikategorikan sebagai normal. Namun begitu, anda perlu mengambil perhatian serius apabila rambut gugur secara berlebihan dengan mendapatkan rawatan segera. Ini kerana proses kebotakan akan melalui beberapa fasa iaitu bermula daripada rambut mulai jarang sehinggalah kepada ketiadaan rambut langsung. Ini kerana keguguran rambut yang tidak dirawat akan menjadi serius sehingga menyebabkan kepala menjadi botak selama-nya. Masalah paling biasa berlaku apabila akar rambut (papila) mula menyusut (atrofi) menyebabkan proses pertumbuhan rambut terbantut dan menjadi lemah yang akhirnya rambut akan gugur sendiri.

Masalah kebotakan boleh dibahagikan kepada beberapa jenis:

1. Androgenetic alopecia - botak disebabkan faktor keturunan.

2. Traction alopecia - akibat sentiasa mendandan rambut dalam satu cara dan kekerapan menarik rambut.

3.Telogen effluvium - faktor tekanan emosi dan fisiologi.

4. Anagen effluvium (toxic alopecia) - berpunca daripada tindak balas bahan kimia yang menyebabkan peringkat pembesaran rambut terganggu.

5. Alopecia areata - serangan sistem imun terhadap sel folikel

Faktor paling utama ialah tekanan. Kebanyakan individu yang terlalu kuat bekerja sehingga mengalami banyak tekanan kerja terutamanya jika tidak ditangani dengan balk menjadi permulaan kepada masalah kehilangan rambut.

Botak juga boleh berpunca melalui genetik. Masalah keguguran rambut boleh diwarisi sama ada daripada bapa, ibu atau kedua-duanya.

Selain itu pertumbuhan dan keguguran rambut juga dipengaruhi tindak balas hormon di dalam badan. Hormon utama yang mempengaruhi proses ini ialah dihidroksitestoster-on (DHT) iaitu hormon dalam kelas androgen yang mengganggu sistem endokrin.

Kulit kepala yang terdedah kepada pelbagai kotoran dan habuk akan menutup liang pada kulit kepala yang menyebabkan gang-guan pengeluaran minyak semula jadi oleh kilang minyak pada setiap folikel rambut. Ini merencatkan penghantaran nutrien sekali gus menyebabkan rambut gugur.

Antara faktor lain yang membawa kepada masalah keguguran rambut seperti kecederaan kulit kepala, pengambilan ubat-ubatan, amalan makanan tidak seimbang, merokok, mengambil minuman keras, trauma, pencemaran bahan kimia yang terkandung dalam produk dandanan rambut, jangkitan virus atau bakteria, kehamilan dan alahan pada bahan kimia.


Makanan seimbang elak botak

Untuk mengelakkan botak, anda disarankan mengamalkan pemakanan seimbang. Hampir 90 peratus komponen penting rambut adalah protein khususnya asid amino. Anda juga perlu mendapatkan garam galian terutama zat besi, zink, kalsium, magnesium dan kromium harian yang secukupnya. Rambut juga memerlukan vitamin A, B kompleks, C dan D untuk kekal sihat.

Penjagaan dan kebersihan kulit kepala juga perlu diberi perhatian selepas seseorang mencecah usia akil baligh kerana kilang min­yak yang terdapat pada setiap folikel rambut muka aktif. Oleh itu, golongan lelaki perlu membasuh rambut lebih kerap sekurang-kurangnya dua kali sehari.

Cara yang betul juga perlu dipraktikkan bagi mengelakkan rambut gugur. Caranya dengan membilas rambut dengan bersih setiap kali bersyampu dengan menggunakan syampu yang sesuai dengan kulit kepala. Elakkan menggaru kulit kepala dan digalakkan mengurut lembut kulit kepala bagi melancar-kan perjalanan darah.


Pilih gaya rambut yang mudah dijaga dan cepat kering. Kendalikan rambut dengan lembut dan gunakan sikat yang sesuai untuk menguruskan rambut. Elakkan menggunakan terlalu banyak produk dandanan rambut dan penting untuk anda melindungi kepala dari­pada sinaran ultra lembayung.

9:55 PM | 0 ulasan | Read More

KISAH UNTA MEMATAHKAN RANCANGAN ABU JAHAL UNTUK MEMBUNUH RASULULLAH S.A.W



Setelah pelbagai usaha oleh kaum Quraisy untuk menyekat dan menghapuskan penyebaran agama Islam menemui kegagalan, maka Abu Jahal semakin benci terhadap Rasulullah S.A.W. Kebencian Abu Jahal ini tidak ada tolok bandingnya, malah melebihi kebencian Abu Lahab terhadap Rasulullah S.A.W.
Melihatkan agama Islam semakin tersebar, Abu Jahal pun berkata kepada kaum Quraisy di dalam suatu perhimpunan, "Hai kaumku! Janganlah sekali-kali membiarkan Muhammad menyebarkan ajaran barunya dengan sesuka hatinya. Ini adalah kerana dia telah menghina agama nenek moyang kita, dia mencela tuhan yang kita sembah. Demi Tuhan, aku berjanji kepada kamu sekalian, bahwa esok aku akan membawa batu ke Masjidil Haram untuk dibalingkan ke kepala Muhammad ketika dia sujud. Selepas itu, terserahlah kepada kamu semua samada mahu menyerahkan aku kepada keluarganya atau kamu membela aku dari ancaman kaum kerabatnya. Biarlah orang-orang Bani Hasyim bertindak apa yang mereka sukai."

Tatkala mendengar jaminan daripada Abu Jahal, maka orang ramai yang menghadiri perhimpunan itu berkata secara serentak kepadanya, "Demi Tuhan, kami tidak akan sekali-kali menyerahkan engkau kepada keluarga Muhammad. Teruskan niatmu."
Orang ramai yang menghadiri perhimpunan itu merasa bangga mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Abu Jahal bahwa dia akan menghapuskan Muhammad kerana jika Abu Jahal berjaya menghapuskan Nabi Muhammad S.A.W bererti akan terhapuslah segala keresahan dan kesusahan mereka selama ini yang disebabkan oleh kegiatan Rasulullah S.A.W menyebarkan agama Islam di kalangan mereka.

Dalam pada itu, terdapat juga para hadirin di situ telah mengira-ngira perbelanjaan untuk mengadakan pesta sekiranya Nabi Muhammad S.A.W berjaya dihapuskan. Pada pandangan mereka adalah mudah untuk membunuh Nabi Muhammad S.A.W yang dikasihi oleh Tuhan Yang Maha Esa serta sekalian penghuni langit. Padahal Allah tidak akan sekali-kali membiarkan kekasih-Nya diancam dan diperlakukan seperti binatang.
Dengan perasaan bangga, keesokan harinya di sebelah pagi, Abu Jahal pun terus pergi ke Kaabah iaitu tempat biasa Nabi Muhammad S.A.W bersembahyang. Dengan langkahnya seperti seorang satria, dia berjalan dengan membawa seketul batu besar di tangan sambil diiringi oleh beberapa orang Quraisy yang rapat dengannya. Tujuan dia mengajak kawan-kawannya ialah untuk menyaksikan bagaimana nanti dia akan menghempapkan batu itu di atas kepala Nabi Muhammad S.A.W.

Sepanjang perjalanan itu dia membayangkan bagaimana keadaan Nabi Muhammad nanti setelah kepalanya dihentak oleh batu itu. Dia tersenyum sendirian apabila membayangkan kepala Nabi Muhammad S.A.W pecah dan tidak bergerak lagi. Dan juga membayangkan bagaimana kaum QUraisy akanmenyambutnya sebagai pahlawan yang telah berjaya membunuh musuh nombor satu mereka.
Sebaik saja Abu Jahal tiba di perkarangan Masjidil Haram, dilihatnya Rasulullah S.A.W baru saja sampai dan hendak mengerjakan sembahyang. Dalam pada itu, Nabi Muhammad S.A.W tidak menyedari akan kehadiran Abu Jahal dan kawan-kawannya di situ. Baginda tidak pernah terfikir apa yang hendak dilakukan oleh Abu Jahal terhadap dirinya pada hari itu.

Sebaik-baik saja Abu Jahal melihat Rasulullah S.A.W telah mula bersembahyang, dia berjalan perlahan-lahan dari arah belakang menuju ke arah Nabi Muhammad S.A.W. Abu Jahal melangkah dengan berhati-hati, setiap pergerakannya dijaga, takut disadari oleh baginda.
Dari jauh kawan-kawan Abu Jahal memerhatikan dengan perasaan cemas bercampur gembira. Dalam hati mereka berkata, "Kali ini akan musnahlah engkau hai Muhammad."
Sebaik saja Abu Jahal hendak menghampiri Nabi Muhammad S.A.W dan menghayun batu yang dipegangnya itu, tiba-tiba secepat kilat dia berundur ke belakang. Batu yang dipegangnya juga jatuh ke tanah. Mukanya yang tadi merah kini menjadi pucat lesi seolah-olah tiada berdarah lagi. Rakan-rakannya yang amat ghairah untuk melihat Nabi Muhammad S.A.W terbunuh, tercengang dan saling berpandangan.

Kaki Abu Jahal seolah-olah terpaku ke bumi. Dia tidak dapat melangkahkan kaki walaupun setapak. Melihatkan keadaan itu, rakan-rakannya segera menarik Abu Jahal dari situ sebelum disadari oleh baginda. Abu Jahal masih terpinga-pinga dengan kejadian yang dialaminya.
Sebaik saja dia sedar dari kejutan peristiwa tadi, rakan-rakannya tidak sabar untuk mengetahui apakah sebenarnya yang telah berlaku. Kawannya bertanya, "Apakah sebenarnya yang terjadi kepada engkau, Abu Jahal? Mengapa engkau tidak menghempapkan batu itu ke kepala Muhammad ketika dia sedang sujud tadi?"

Akan tetapi Abu Jahal tetap membisu, rakan-rakannya semakin keheranan. Abu Jahal yang mereka kenali selama ini seorang yang lantang berpidato dan menyumpah seranah Nabi S.A.W, tiba-tiba saja diam membisu.
Dalam pada itu, Abu Jahal masih terbayang-bayang akan kejadian yang baru menimpanya tadi. Dia seolah-olah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, malah dia sendiri tidak menyangka perkara yang sama akan berulang menimpa dirinya.
Perkara yang sama pernah menimpa Abu Jahal sewaktu Rasulullah S.A.W pergi ke rumah Abu Jahal apabila seorang Nasrani mengadu kepada baginda bahwa Abu Jahal telah merampas hartanya. Pada masa itu Abu Jahal tidak berani berkata apa-apa pada baginda apabila dia terpandang dua ekor harimau menjadi pengawal peribadi Rasulullah S.A.W.

Kemudian setelah habis mereka menghujani Abu Jahal dengan pelbagai soalan, maka Abu Jahal pun mula bersuara, "Wahai sahabatku! Untuk pengetahuan kamu semua, sebaik saja aku menghampiri Muhammad hendak menghempapkan batu itu ke kepalanya, tiba-tiba muncul seekor unta yang besar hendak menendang aku. Aku amat terkejut kerana belum pernah melihat unta yang sebegitu besar seumur hidupku. Sekiranya aku teruskan niatku, nescaya akan matilah aku ditendang oleh unta itu, sebab itulah aku berundur dan membatalkan niatku."

Rakan-rakan Abu Jahal berasa amat kecewa mendengar penjelasan itu, mereka tidak menyangka orang yang selama ini gagah dan beria-ia hendak membunuh Nabi Muhammad S.A.W hanya tinggal kata-kata saja. Orang yang selama ini diharapkan boleh menghapuskan Nabi Muhammad S.A.W dan pengaruhnya hanya berupaya bercakap seperti tin kosong saja.
Setelah mendengar penjelasan dari Abu Jahal yang tidak memuaskan hati itu, maka mereka pun berkata kepada Abu Jahal dengan perasaan keheranan, "Ya Abu Jahal, semasa kau menghampiri Muhammad tadi, kami memerhatikan engkau dari jauh tetapi kai tidak napak akan unta yang engkau katakan itu. Malah bayangnya pun kami tidak nampak."

Rakan-rakan Abu Jahal mula sangsi dengan segala keterangan yang diberikan oleh Abu Jahal. Mereka menyangka Abu Jahal sentiasa mereka-reka cerita yang karut itu, mereka mula hilang kepercayaan terhadapnya. Akhirnya segala kata-kata Abu Jahal mereka tidak berapa endahkan lagi.

9:42 PM | 0 ulasan | Read More

BALASAN MENINGGALKAN SOLAT



Diriwayatkan bahwa pada suatu hari Rasulullah S.A.W sedang duduk bersama para sahabat, kemudian datang pemuda Arab masuk ke dalam masjid dengan menangis.
Apabila Rasulullah S..A.W melihat pemuda itu menangis maka baginda pun berkata, "Wahai orang muda kenapa kamu menangis?"
Maka berkata orang muda itu, "Ya Rasulullah S.A.W, ayah saya telah meninggal dunia dan tidak ada kain kafan dan tidak ada orang yang hendak memandikannya."
Lalu Rasulullah S.A.W memerintahkan Abu Bakar r.a. dan Umar r.a. ikut orang muda itu untuk melihat masalahnya. Setelah mengikut orang itu, maka Abu Bakar r.a dan Umar r.s. mendapati ayah orang mudah itu telah bertukar rupa menjadi babi hitam, maka mereka pun kembali dan memberitahu kepada Rasulullah S.A.W, "Ya Rasulullah S.A.W, kami lihat mayat ayah orang ini bertukar menjadi babi hutan yang hitam."

Kemudian Rasulullah S.A.W dan para sahabat pun pergi ke rumah orang muda dan baginda pun berdoa kepada Allah S.W.T, kemudian mayat itu pun bertukar kepada bentuk manusia semula. Lalu Rasulullah S.A.W dan para sahabat menyembahyangkan mayat tersebut.
Apabila mayat itu hendak dikebumikan, maka sekali lagi mayat itu berubah menjadi seperti babi hutan yang hitam, maka Rasulullah S.A.W pun bertanya kepada pemuda itu, "Wahai orang muda, apakah yang telah dilakukan oleh ayahmu sewaktu dia di dunia dulu?"

Berkata orang muda itu, "Sebenarnya ayahku ini tidak mahu mengerjakan solat." Kemudian Rasulullah S.A.W bersabda, "Wahai para sahabatku, lihatlah keadaan orang yang meninggalkan sembahyang. Di hari kiamat nanti akan dibangkitkan oleh Allah S.W.T seperti babi hutan yang hitam."
Di zaman Abu Bakar r.a ada seorang lelaki yang meninggal dunia dan sewaktu mereka menyembahyanginya tiba-tiba kain kafan itu bergerak. Apabila mereka membuka kain kafan itu mereka melihat ada seekor ular sedang membelit leher mayat tersebut serta memakan daging dan menghisap darah mayat. Lalu mereka cuba membunuh ular itu.

Apabila mereka cuba untuk membunuh ular itu, maka berkata ular tersebut, "Laa ilaaha illallahu Muhammadu Rasulullah, menagapakah kamu semua hendak membunuh aku? Aku tidak berdosa dan aku tidak bersalah. Allah S.W.T yang memerintahkan kepadaku supaya menyeksanya sehingga sampai hari kiamat."
Lalu para sahabat bertanya, "Apakah kesalahan yang telah dilakukan oleh mayat ini?"
Berkata ular, "Dia telah melakukan tiga kesalahan, di antaranya :"

1. Apabila dia mendengar azan, dia tidak mahu datang untuk sembahyang berjamaah.
1. Dia tidak mahu keluarkan zakat hartanya.
1. Dia tidak mahu mendengar nasihat para ulama.

Maka inilah balasannya.
9:42 PM | 0 ulasan | Read More

PANGGILAN ALLAH HANYA 3 KALI



Dikisahkan oleh seorang gadis yang sedang pergi Umrah dengan Ibunya

Ibu adalah pemilik Maknah Tour Travel dimana saya bergabung untuk Umrah di bulan July 2007 yang lalu. Kebetulan umrahku dimulai di Madinah dulu selama 4 hari, baru ke Mekah. Tujuannya adalah mendapatkan saat Malam Jumat di depan Kabah. Jadi aku punya kesempatan untuk bertanya tentang Umrah.

Saat itu, Dhuha, hari terakhir aku di Masjid Nabawi untuk menuju Mekah...
Aku bertanya pada Ibu : "Ibu, kataku, ada cerita apa yang menarik dari Umrah... ? Kerana ini pertama kali aku ber Umrah"

Dan Ibu, memberikan Tausyiahnya. Ibu berkata..."Shinta, Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumur hidup"

Keningku berkerut..."Sedikit sekali Allah memanggil kita...?" Ibu tersenyum. "Iya, tahu tidak apa saja 3 panggilan itu..?"


Saya menggelengkan kepala.

"Panggilan pertama adalah Azan ", ujar Ibu.

"Itu adalah panggilan Allah yang pertama. Panggilan ini sangat jelas terdengar di telinga kita, sangat kuat terdengar. Ketika kita Sholat, sesungguhnya kita menjawab panggilan Allah. Tetapi Allah masih fleksibel, dia tidak "cepat marah" akan sikap kita. Kadang kita terlambat, bahkan tidak sholat sama sekali karena malas. Allah tidak marah seketika. Dia masih memberikan rahmatNya, masih memberikan kebahagiaan bagi umat-Nya, baik umat-Nya itu menjawab panggilan Azan-Nya atau tidak. Allah hanya akan membalas umat-Nya ketika hari Kiamat nanti".

Saya terpekur... mata saya berkaca-kaca. Terbayang saya masih melambatkan Sholat karena meeting lah, mengajar lah, dan lain lain. Masya Allah...

Ibu melanjutkan, "Shinta, Panggilan yang kedua adalah panggilan Umrah / Haji .

Panggilan ini bersifat halus. Allah memanggil hamba-hamba- Nya dengan panggilan yang halus dan sifatnya "bergiliran". Hamba yang satu mendapatkan kesempatan yang berbeza dengan hamba yang lain. Jalannya bermacam-macam.Yang tidak punya uang menjadi punya wang, yang tidak merancang pula akan pergi, ada yang memang merancang dan terkabul.

Ketika kita mengambil niat Haji / Umrah, berpakaian Ihram dan melafazkan "Labaik Allahuma Labaik/ Umrotan", sesungguhnya kita saat itu menjawab panggilan Allah yang ke dua. Saat itu kita merasa bahagia, karena panggilan Allah sudah kita jawab, meskipun panggilan itu halus sekali. Allah berkata, laksanakan Haji / Umrah bagi yang mampu".

Mata saya semakin berkaca-kaca. .. Subhanallah. .. Saya datang menjawab panggilan Allah lebih cepat dari yang saya rancangkan.. . Alhamdulillah. ..

"Dan panggilan ke-3", lanjut Ibu, adalah "KEMATIAN"

Panggilan yang kita jawab dengan amal kita. Pada kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan tanda tanda secara langsung, dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan dan gerakan. Kita hanya menjawabnya dengan amal sholeh. Karena itu Shinta, manfaatkan waktumu sebaik-baiknya.

...Jawablah 3 panggilan Allah dengan hatimu dan sikap yang Husnul Khotimah... Insya Allah syurga adalah balasannya.. .

Mata saya basah di dalam Masjid Nabawi , saya sujud bertaubat pada Allah karena kelalaian saya dalam menjawab panggilanNya. ..

Kala itu hati saya makin yakin akan kebesaran-Nya, kasih sayang-Nya dan dengan semangat menyala-nyala, saya mengenakan baju Ihram dan berniat... Aku menjawab panggilan Umrah-Mu ya


(Kisah diambil dari sahabat dari sahabat)

1:29 PM | 0 ulasan | Read More

Adakah Kita Ikhlas?


Kita semua maklum bahawa keikhlasan itu menjadi pra-syarat untuk apa-apa amalan kita diterima oleh Allah swt. Kerana kita inginkan amalan kitalah yang bakal menjelma sebagai makhluk yang indah bila kita di dalam alam barzakh nanti, kita berharap agar amalan kitalah yang dapat membela kita pada hari pembalasan kelak.
Sudah tentu, niat pada permulaan kita membuat sesuatu, hinggalah ke akhirnya perlulah hanya kerana Allah semata-mata. Tidak kira amalan itu menyentuh perkara peribadi mahupun dalam kehidupan berdakwah. Namun, ibarat kita hendak mengenal samada kita sudah terkena penyakit 'chicken pox' dsbnya, ada tanda-tanda yang dapat menolong kita memastikan adakah benar kita ini ikhlas.
Antaranya :-

1. Kita takutkan sanjungan dan pujian manusia.
2. Kita tidak berasa hati apabila usaha dikritik oleh manusia.
3. Kita tidak berasa bangga bila dipuji.
4. Kita sentiasa menganggap diri cuai dalam ibadah akibat sikap taajub akan diri sendiri.
5. Tidak malas, lembab dan ketinggalan dalam kesusahan.
6. Tidak jemu dalam berusaha mengajak orang kepada Islam.
7. Tidak menjauhkan diri dari jemaah walau dicaci manusia.
8. Di dalam organisasi/jemaah, tidak teringin menjadi ketua tetapi tetap bekerja dan menyumbang.
9. Menjadi pemimpin atau pengikut, mana satu tidak menjadi hal.
10. Tidak marah malah gembira, bila muncul seorang yang baru menjadi ketua (namun bukan bermaksud tanggungjawabnya sendiri berkurang, kerana amanah bukan dari manusia tetapi dari Allah)

Begitulah antara perkara-perkara yang perlu kita perhatikan. Ini hanyalah panduan sahaja sebagai langkah berjaga-jaga bagi memastikan amalan diri kita sendiri bersih dari sifat ria', taajub, takabbur dan seumpamanya. Pekerjaan yang zahirnya baik, tetapi jika diselimuti oleh segala sifat yang batil tersebut, maka sia-sialah di sisi Allah swt. Hatta mereka yang berperang di saff hadapan dan mati di medan peperangan. Walau bagaimanapun, atas kelemahan manusia, tidak layak sebenarnya untuk menilai atau menghukum orang lain ikhlas ataupun tidak.
Kita hanya boleh melihat yang zahir sahaja. Allah swt yang Maha Mengetahui dan hanya Allah swt sahajalah yang berhak membalas segala amalan. Samada amalan yang baik atau sebaliknya.
Sama-samalah kita berdoa:

Wahai Tuhan kami!
Perbaikilah hati kami,
hapuskanlah cacat cela kami,
pimpinlah kami ke arah kebaikan,
hiasilah kami dengan taqwa,
kurniakanlah kepada kami
taat setia kepadaMu
sepanjang hidup kami.
Tuhan kami!
Jadilah kami ikhlas kepadaMu,
syukur kepadaMu,
bertawakkal kepadaMu,
taubat kepadaMu,
khusyuk kepadaMu.
Wahai Tuhan kami!
Sesungguhnya kami mohon kepadaMu
ketetapan di dalam urusan ini
keazaman di dalam hidayah
tolonglah kami mengingat Engkau
menyebut namaMu
mensyukuri Engkau
baik ibadat kepadaMu.

11:10 AM | 0 ulasan | Read More

KISAH BENAR - 7 KALI NAIK HAJI TAK DAPAT LIHAT KA'ABAH


Bacalah..... .sebagai PERINGATAN kita bersama...

Sebagai seorang anak yang berbakti kepada orang tuanya, Hasan (bukan nama sebenarnya), mengajak ibunya untuk menunaikan rukun Islam yang kelima. Sarah (juga bukan nama sebenarnya), sang Ibu, tentu senang dengan ajakan anaknya itu. Sebagai muslim yang mampu secara material, mereka memang berkewajiban menunaikan ibadah Haji. Segala kelengkapan sudah disiapkan.

Ibu anak-anak ini akhirnya berangkat ke tanah suci. Keadaan keduanya sihat walafiat, tak kurang satu apapun. Tiba harinya mereka melakukan thawaf dengan hati dan niat ikhlas menyeru panggilan Allah, Tuhan Semesta Alam. "Labaik Allahuma labaik, aku datang memenuhi seruanMu ya Allah".

Hasan menggandeng ibunya dan berbisik, "Ummi undzur ila Ka'bah (Bu, lihatlah Ka'bah)." Hasan menunjuk kepada bangunan empat persegi berwarna hitam itu. Ibunya yang berjalan di sisi anaknya tak beraksi dia terdiam. Perempuan itu sama sekali tidak melihat apa yang ditunjukkan oleh anaknya.

Hasan kembali membisiki ibunya. Ia tampak bingung melihat raut wajah ibunya. Di wajah ibunya tampak kebingungan. Ibunya sendiri tak mengerti mengapa ia tak bisa melihat apapun selain kegelapan. beberapakali ia mengusap-usap matanya, tetapi kembali yang tampak hanyalah kegelapan.

Padahal, tak ada masalah dengan kesihatan matanya.. Beberapa minit yang lalu dia masih melihat segalanya dengan jelas, tapi mengapa memasuki Masjidil Haram segalanya menjadi gelap gulita. Tujuh kali Haji Anak yang sholeh itu bersimpuh di hadapan Allah.. Ia shalat memohon ampunan-Nya. Hati Hasan begitu sedih. Siapapun yang datang ke Baitulah, mengharap rahmatNYA.Terasa hampa menjadi tamu Allah, tanpa menyaksikan segala kebesaran-Nya, tanpa merasakan kuasa-Nya dan juga rahmat-Nya.

Hasan tidak berkecil hati, mungkin dengan ibadah dan taubatnya yang sungguh-sungguh, Ibundanya akan dapat merasakan anugerah-Nya, dengan menatap Ka'bah, kelak. Anak yang soleh itu berniat akan kembali membawa ibunya berhaji tahun depan. Ternyata nasib baik belum berpihak kepadanya. Tahun berikutnya kejadian serupa terulang lagi. Ibunya kembali dibutakan didekat Ka'bah, sehingga tak dapat menyaksikan bangunan yang merupakan symbol persatuan umat Islam itu. Wanita itu tidak dapat melihat Ka'bah. Hasan tidak patah arang. Ia kembali membawa ibunya ke tanah suci tahun berikutnya. Anehnya, ibunya tetap saja tak dapat melihat Ka'bah. Setiap berada di Masjidil Haram, yang tampak di matanya hanyalah gelap dan gelap.

Begitulah keganjilan yang terjadi pada diri Sarah. hingga kejadian itu berulang sampai tujuh kali menunaikan ibadah haji.Hasan tak habis fikir, dia tak mengerti, apa yang menyebabkan ibunya menjadi buta di depan Ka'bah.. Padahal, setiap kali berada jauh dari Ka'bah, penglihatannya selalu normal. Dia bertanya-tanya, apakah ibunya punya kesalahan sehingga mendapat azab dari Allah SWT ?. Apa yang telah diperlakukan ibunya, sehingga mendapat musibah seperti itu ? Segala pertanyaan berkecamuk dalam dirinya. Akhirnya diputuskannya untuk mencari seorang alim ulama, yang dapat membantu permasalahannya.

Beberapa saat kemudian ia mendengar ada seorang ulama yang terkenal kerana kesohlehannya dan kebaikannya di Abu Dhabi (Uni Emirat).. Tanpa kesulitan bererti, Hasan dapat bertemu dengan ulama yang dimaksud. Ia pun mengutarakan masalah kepada ulama yang soleh ini. Ulama itu mendengarkan dengan saksama, kemudian meminta agar Ibu Hasan perlu menelefonnya. Anak yang berbakti ini pun pulang. Setibanya di tanah kelahirannya, dia meminta ibunya untuk menghubungi ulama di Abu Dhabi tersebut.

Beruntung, sang Ibu mau memenuhi permintaan anaknya. Ia pun menelefon ulama itu, dan menceritakan kembali peristiwa yang dialaminya di tanah suci. Ulama itu kemudian meminta Sarah introspeksi, mengingat kembali, mungkin ada perbuatan atau peristiwa yang terjadi padanya di masa lalu, sehingga ia tidak mendapat rahmat Allah. Sarah diminta untuk bersikap terbuka, mengatakan dengan jujur, apa yang telah dilakukannya. . "Anda harus berterus-terang kepada saya, karana masalah anda bukan masalah senang," kata ulama itu pada Sarah. Sarah terdiam sejenak. Kemudian dia meminta waktu untuk memikirkannya. Tujuh hari berlalu, akan tetapi ulama itu tidak mendapat sebarang khabar dari Sarah.

Pada minggu kedua setelah percakapan pertama mereka, akhirnya Sarah menelefon. "Ustaz, waktu masih muda, saya bekerja sebagai jururawat di rumah sakit," cerita Sarah akhirnya. "Oh, bagus..... Pekerjaan jururawat adalah pekerjaan mulia," potong ulama itu.

"Tapi saya mencari wang sebanyak-banyaknya dengan berbagai cara, tidak peduli, apakah cara saya itu halal atau haram," ungkapnya terus terang. Ulama itu terkejut.. Ia tidak menyangka wanita itu akan berkata demikian.

"Disana..... " sambung Sarah, "Saya sering kali menukar bayi, karana tidak semua ibu senang dengan bayi yang telah dilahirkan. Kalau ada yang menginginkan anak laki-laki, padahal bayi yang dilahirkannya perempuan, dengan imbuhan wang, saya tukar bayi-bayi itu sesuai dengan keinginan mereka."

Ulama tersebut amat terkejut mendengar penjelasan Sarah "Astagfirullah. ....." betapa tega wanita itu menyakiti hati para ibu yang diberi amanah Allah untuk melahirkan anak. bayangkan, betapa banyak keluarga yang telah dirosaknya, sehingga tidak jelas nasabnya. Apakah Sarah tidak tahu, bahawa dalam Islam menjaga nasab atau keturunan sangat penting. Jika seorang bayi ditukar, tentu nasabnya menjadi tidak jelas. Padahal, nasab ini sangat menentukan dalam perkawinan, terutama dalam masalah mahram atau muhrim, iaitu orang-orang yang tidak boleh dinikahi."Cuma itu yang saya lakukan," ucap Sarah. "Cuma itu ?" tanya ulama terperanjat.

"Tahukah anda bahawa perbuatan anda itu dosa yang luar biasa, betapa banyak keluarga yang sudah anda hancurkan!". ucap ulama dengan nada tinggi."Lalu apa lagi yang Anda kerjakan? "tanya ulama itu lagi sedikit kesal.
"Di rumah sakit, saya juga melakukan tugas memandikan orang mati."
"Oh bagus, itu juga pekerjaan mulia," kata ulama.
"Ya, tapi saya memandikan orang mati karana ada kerja sama dengan tukang sihir."
"Maksudnya?" tanya ulama tidak mengerti.
"Setiap saya bermaksud menyengsarakan orang, baik membuatnya mati atau sakit, segala perkakas sihir itu sesuai dengan syaratnya, harus dipendam di dalam tanah. Akan tetapi saya tidak menguburnya di dalam tanah, melainkan saya masukkan benda-benda itu ke dalam mulut orang yang mati."

"Suatu kali, pernah seorang alim meninggal dunia. Seperti biasa, saya memasukkan berbagai barang-barang tenung seperti jarum, benang dan lain-lain ke dalam mulutnya. Entah mengapa benda-benda itu seperti terpental, tidak hendak masuk, walaupun saya sudah menekannya dalam-dalam. Benda-benda itu selalu kembali keluar. Saya cuba lagi begitu seterusnya berulang-ulang. Akhirnya, emosi saya memuncak, saya masukkan benda itu dan saya jahit mulutnya. Cuma itu dosa yang saya lakukan."
Mendengar pertuturan Sarah yang datar dan tanpa rasa dosa, ulama itu berteriak marah.
"Cuma itu yang kamu lakukan ?". "Masya Allah....!!! Saya tidak dapat bantu anda. Saya angkat tangan"Ulama itu amat sangat terkejutnya mengetahui perbuatan Sarah. Tidak pernah terbayang dalam hidupnya ada seorang manusia, apalagi dia adalah wanita, yang memiliki nurani begitu tega, begitu keji. Tidak pernah terjadi dalam hidupnya, ada wanita yang melakukan perbuatan sekeji itu. Akhirnya ulama itu berkata, "Anda harus memohon ampun kepada Allah, kerana hanya Dialah yang dapat mengampuni dosa Anda."

Bumi menolaknya. Setelah beberapa lama, sekitar tujuh hari kemudian ulama tidak mendengar khabar selanjutnya dari Sarah. Akhirnya ia mendapat tahu dengan menghubunginya melalui telepon. Ia berharap Sarah telah bertaubat atas segala yang telah diperbuatnya. . Ia berharap Allah akan mengampuni dosa Sarah, sehingga Rahmat Allah datang kepadanya.Kerana tak juga memperoleh khabar, ulama itu menghubungi keluarga Hasan di Mesir.

Kebetulan yang menerima telepon adalah Hasan sendiri. Ulama menanyakankhabar Sarah,ternyata khabar duka yang diterima ulama itu. "Ummi sudah meninggal dua hari setelah menelefon ustad," ujar Hasan. Ulama itu terkejut mendengar khabar tersebut. "Bagaimana ibumu meninggal, Hasan ?". tanya ulama itu.

Hasan pun akhirnya bercerita : Setelah menelefon ulama, dua hari kemudian ibunya jatuh sakit dan meninggal dunia. Yang mengejutkan adalah peristiwa penguburan Sarah. Ketika tanah sudah digali, untuk kemudian dimasukkan jenazah atas izin Allah, tanah itu rapat kembali, tertutup dan mengeras. Para penggali mencari lokasi lain untuk digali. Peristiwa itu berulang kembali. Tanah yang sudah digali kembali menyempit dan tertutup rapat. Peristiwa itu berlangsung begitu cepat, sehingga tidak seorangpun penghantar jenazah yang menyedari bahawa tanah itu kembali rapat.

Peristiwa itu terjadi berulang-ulang. Para penghantar yang menyaksikan peristiwa itu merasa ngeri dan merasakan sesuatu yang aneh terjadi.Mereka yakin, kejadian tersebut pastilah berkaitan dengan perbuatan si mayat.

Waktu terus berlalu, para penggali kubur putus-asa kerana pekerjaan mereka tak juga selesai. Siang pun berlalu, petang menjelang, bahkan sampai hampir maghrib, tidak ada satu pun lubang yang berhasil digali. Mereka akhirnya pasrah, dan beranjak pulang. Jenazah itu dibiarkan saja tergeletak di hamparan tanah kering kerontang..

Sebagai anak yang begitu sayang dan hormat kepada ibunya, Hasan tidak tega meninggalkan jenazah orang tuanya ditempat itu tanpa dikubur. Kalaupun dibawa pulang, rasanya tidak mungkin. Hasan termenung di tanah perkuburan seorang diri. Dengan izin Allah, tiba-tiba berdiri seorang laki-laki yang berpakaian hitam panjang, seperti pakaian khusus orang Mesir.
Lelaki itu tidak tampak wajahnya, kerana terhalang tutup kepalanya yang menjorok ke depan. Laki-laki itu mendekati Hasan kemudian berkata padanya," Biar aku tangani jenazah ibumu, pulanglah!". kata orang itu.

Hasan lega mendengar bantuan orang tersebut, Ia berharap laki-laki itu akan menunggu jenazah ibunya. Syukur-syukur menggali lubang dan kemudian mengebumikan ibunya. "Aku minta supaya kau jangan menengok ke belakang, sampai tiba di rumahmu, "pesan lelaki itu. Hasan mengangguk, kemudian ia meninggalkan pemakaman. Belum sempat ia di luar lokasi pemakaman,terselit keinginannya untuk mengetahui apa yang terjadi dengan jenazah ibunya.

Sedetik kemudian ia menengok ke belakang. Betapa pucat wajah Hasan, melihat jenazah ibunya sudah dililit api, kemudian api itu menyelimuti seluruh tubuh ibunya. Belum habis rasa herannya, sedetik kemudian dari arah yang berlawanan, api menerpa wajah Hasan. Hasan ketakutan.Dengan langkah seribu, dia pun bergegas meninggalkan tempat itu. Demikian yang diceritakan Hasan kepada ulama itu. Hasan juga mengaku, bahwa separuh wajahnya yang tertampar api itu kini berbekas kehitaman kerana terbakar.

Ulama itu mendengarkan dengan seksama semua cerita yang diungkapkan Hasan. Dia menyarankan, agar Hasan segera beribadah dengan khusyuk dan meminta ampun atas segala perbuatan atau dosa-dosa yang pernah dilakukan oleh ibunya. Akan tetapi, ulama itu tidak menceritakan kepada Hasan, apa yang telah diceritakan oleh ibunya kepada ulama itu. Ulama itu
meyakinkan Hasan, bahwa apabila anak yang soleh itu memohon ampun dengan sungguh-sungguh, maka bekas luka di pipinya dengan izin Allah akan hilang.

Benar saja,tak berapa lama kemudian Hasan kembali memberitahu ulama itu, bahawa lukanya yang dulu amat terasa sakit dan panas luar biasa, semakin hari bekas kehitamannya hilang. Tanpa tahu apa yang telah dilakukan ibunya selama hidup, Hasan tetap mendoakan ibunya. Ia berharap, apapun perbuatan dosa yang telah dilakukan oleh ibunya, akan diampuni oleh Allah SWT.

Semoga kisah nyata dari Mesir ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

Wang $50.00 atau $50 kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak derma masjid, tetapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket. 45 minit terasa terlalu lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan bola sepak. Semua insan ingin memasuki syurga tetapi tidak ramai yang berfikir dan berbicara tentang bagaimana untuk memasukinya.


11:10 AM | 0 ulasan | Read More
Blog Widget by LinkWithin